Khamis, 22 November 2012
Rabu, 21 November 2012
Pelangi Mendung
||dia siapa... bila aq mencari satu
calitan tampak...dakwat tersembunyi...dengan berus dimainkan jari jemari
halusnya...aq masih disini.. menunggu sedar dari mimpi..tiupkan angin petanda...
||puasku mengali dalam kelam..tika...
sunyi..rasa..sepi...tunggu..nur... menyinari...hari kelam...ini...kini..
sinar...muncul....harap...abadi.
||Mendung membawa hujan...syukur
pada-Nya..(rain), hanya pelangi masih tak muncul (bug)
berbisik dalam kelambu,engkau tidak
akan tahu,hidup kau....ku renung jauh,bagai menunggu pelangi jatuh keribaku...
(bug)
||Coretan dan nukilan bukan sentiasa,
jika ada taburkanlah..paksi manusia...teroleng2..Tiada disini, mungkin di
penghujungnya,sampai ketika...aku masih disini... (bug)
||Senyuman tampungan duka,meneliti
coretan duniawi,kerna kau lukisan nawaitu celik…dan..pejamku..
||Haruskan aku menunggu, dalam pejam
celikku, dalam kelam kelabu, dalam sepi membalut diriku, dalam dunia hitam dan
putihku..hidup demi satu arah…niat hanya halanya kesitu…tanpa tanda
||Terang sudah nampak, gelap engkau cari...topeng disebalik topeng...luar tampak putih..hati aq sudah tahu... mari tikam- menikam... lihat mana belakang robek dahulu...biar suci nampak lurus.... kini hitam... hati yang kedu....
||Terang sudah nampak, gelap engkau cari...topeng disebalik topeng...luar tampak putih..hati aq sudah tahu... mari tikam- menikam... lihat mana belakang robek dahulu...biar suci nampak lurus.... kini hitam... hati yang kedu....
||Harapan akhir, hadirku menitip
senyuman di hatimu , hilangnya aku, membahagiakanmu,kerna sudah sampai masa
ketika..Aku pergi dahulu, membawa bingkisan senyum bahagiamu.
||Mudah bermadah,manusia
lemah,teruslah mencari cerminan diri....untuk yg lain...... belum layak ,kau peduli...{Kabekasen}
|| Telah dipandu kearah jalan yang
dilalui yang terdahulu....masih belum tentu...yang ikhlas hati....itu Nawaitu..
Mendekati arus dunia sang galila,aq
cari yg pasti...sebelum.... mendapat yg tidak diingini
||Kolaborasi menghias bumi, namun
hanya kata2 setera semesta, lakuan sepico zarah.(smoke)
||Jentik menyasar, sengaja
kulaku...dapat kulihat jaringan hubungan...tersebar lukisan torehan
duniawi...awas, jgn sampai..terpaling dimuka diri (benedict)
||Belanga bombastikos tadahan
kalibut,terima aliran angkasa kosmos…kini berada di akhir ruang masa…retak
takat maksimus..terima….(tarfam)
Silam yang gelap lintasan lalu,basuhan
hati berulangkali,harap memahami, yang dirimu difahami….(wudjuk)
||silang pangkah, alirkan parakuat
pada perdu...masa ditunggu hampir tiba...bagai terbiasa.(binasa
||Kian pudar deria rasa,hanya dulu
ceria jingga,selama alam sebelahkan bulan,bayan sang tuli mengerat
sayap..(konserto)
||layang-layang terbang tinggi,putus
tali, tak tercari..
||bahagiakan semua walau hati merana
atau binasakan semua, hati gembira...simpang pilihan syurga neraka.
|| ku buang satu persatu keindahan yang
ada,kini ditemani rakanku johnteh merahi..salahkan aku
||pulang,itu yang pasti kini...
|| Terbit mendung kelabu petanda hujan,
redanya hujan terbit mentari...harapan kehadiran pelangi ceria.
||Mohon yang kutemu jangan ditarik
pergi, harap lurus pegangku...terus ke akhir nanti...(ameenn)
||Mereka tiada sedar, tak
mengapa...asal aq fahami semuanya.(tutup cerita)
||Niat Murni , pelaksanaan
keji..jangan jadi batu penghalang
||kabur peganganku,masih terngiang2
sapaan yg 1, ku memohon yang tenang lagi terang menjelang senja, ketika yang
memilikiku , mengutipku pergi, dari sini
||aku banyak memasang impian, usahaku
sekerat, aq pijak banyak pucuk yg menenangkan dulu, kini inginku belajar dari
kesilapan kala dulu, mohon bantu aku, kerana kini impian ku satu, mencari redha
yg satu, harap bersamamu..
||tinggalkan namamu,tinggalkan
cintamu, tinggalkan semua yang dipunya diatas dunia, hanyalah dirimu,hanyalah
amalmu, hanyalah sepi yang menemani di alam kuburmu..- (opick)
||saat kau sesalkan akibat masalahmu,
saat kau sedih dalam hidupmu, saat kau merintih atas kegagalanmu,saat kau
merasa dugaan yang diterima x mampu dipikul,muhasabahlah, sebesar2 masalahmu
itu , dugaanmu itu, tidak terbanding dengan besarnya dugaan hamba Allah yang
sedang bejihad di bumi Palestine...
Langgan:
Catatan (Atom)
